Kesedihan Ku

Hey postingan kali ini bukan mau maparin liriknya lagu Sammy Simorangkir. Kali ini gue mau cerita tentang kesedihan gue di tempat kerja yang temennya autis semua. Dalam 1 hari kehidupan gue saat jam kerja dibagi jadi 3 golongan waktu, yaitu waktu jam kerja, waktu istirahat atau nongkrong diluar, dan waktu setelah jam kerja habis. Mari kita kupas satu per satu setajam SILET !

1. Waktu Jam Kerja (09.00 – 12.00 dan 13.00 – 18.00). Ini adalah waktu saat para karyawan harus ngerjain tugas. Karena gue seorang programmer jadi udah jelas kalo saat jam ini suasananya bakal garing total, soalnya pada stress masing-masing. Satu-satunya yang ngoceh di ruang kerja adalah Speaker yang memutarkan lagu-lagu Metal/Dangdut/Keroncong/Zaskia Shinta – 1 Jam Saja (y). Suasana ruangan kerja udah kaya di kuburan tua yang gak karuan dan setan-setannya lagi megang komputer semua.

2. Waktu Istirahat atau Nongkrong (12.00 – 13.00 dan 18.00 – 20.00). Ini adalah waktu yang seharusnya bisa gue dan 2 orang temen gue manfaatin buat ngobrol dan tukar cerita. Tapi apa yang terjadi? Biasanya kita istirahat atau nongkrong di warung kopi atau pinggir jalan, kebetulan jumlah kita cuma bertiga, dan apesnya di 2 orang ini pengguna Blackberry sedangkan gue pengguna HP canggih Nokia 1202. Duh apes banget, gue duduk diantara 2 orang autis yang terus-terusan BBM’an sama orang yang entah dimana, sementara yang deket gak diajak ngemeng. Sumfeh garing gan, sesuai selogan Blackberry “Menjauhkan yang dekat, Mendekatkan yang jauh”. Gue jadi seolah-olah ngobrol sama rumput yang bergoyang atau suara BBM mereka atau serasa nongkrong sama patung.

3. Waktu setelah jam kerja (20.00 – semaunya). Ini waktu bikin gue dilema, gue ngerasa seneng tapi juga sedih. Senengnya di waktu ini temen-temen gue ngeluarin suara (y). Gak senengnya masih sama kaya point berikutnya yaitu GARING tapi kali ini plus berisik. Apa yang mereka lakuin? MAEN DOTA !. Dan gue tuh gak hobi banget maen game. Mereka berdua teriak-teriak “Stun ! Stun !, Eta huskar eta huskar na !, Traxex woy Traxex !” ya kurang lebih seperti itulah bunyinya. Kadang kalo gue udah stress sama mereka gue juga ikut teriak teriak juga “Eta mang oyo na paehan ! Eta Mang oyo na rek nyetun !!” (Mang Oyo adalah pedagang mie instan di depan kantor gue dulu). Dan lagi-lagi kondisi seperti ini juga bikin gue bete brow. Gue paling maen game sedikit canggih yang terinstall di komputer gue yaitu Catur bawa’an dari Windows Seven.

Tapi walaupun tingkah 2 orang temen gue ini ngejengkelin mereka tetep best friend gue. Kocak, Gila, Stress, dan SESAT !

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Terimakasih yaah udah dateng ke blog gue.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s